Valentinio Rossi Optimistis Tampil di Motegi

loading…

BANGKOK – Pengalaman Valentino Rossi yang segudang di MotoGP membuat mentalitasnya kuat dan tangguh. Pembalap Movistar Yamaha tersebut optimistis naik podium di sisa musim ini, terutama GP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (21/10). Kepercayaan diri Rossi tidak terlepas dari performa di GP Thailand, Minggu (7/10).

Saat itu, Rossi berhasil finis di urutan keempat. Dia bahkan hanya tertinggal 0,011 detik dari rekan setimnya, Maverick Vinales, yang menempati posi si ketiga. Sepanjang balapan, Rossi juga sempat memberi kan perlawanan sengit kepada Marc Marquez (Repsol Honda) dan Andrea Dovizioso (Ducati).

Mencuatnya Rossi di Thailand merupakan sebuah berita bagus bagi Yamaha. Pasalnya, di GP Hungaria pada 23 September lalu, pembalap asal Italia tersebut gagal keluar di Q1 dan hanya menempati posisi ke10 di akhir balapan.

“Kami menunjukkan banyak peningkatan dalam sepekan terakhir. Sayang, saya tidak cukup kuat untuk finis di podium. Tapi, ini adalah balapan terbaik saya dari tiga atau empat seri sebelumnya. Kami sangat kompetitif di Thailand.

Memang, Marquez dan Dovizioso lebih cepat dari kami,” ungkap Rossi, dilansir motorsportweek.com. Juara dunia Moto GP tujuh kali tersebut menganggap penampilan di Thailand telah membangkitkan semangat tempur timnya. Rossi menilai Yamaha telah membuat kemajuan secara bertahap.

Karena itu, Rossi semakin percaya diri menatap GP Jepang. Dia berharap timnya mampu melanjutkan tren bagus di Motegi. “Saya pergi ke Jepang dengan optimisme. Biasanya, Motegi menjadi tempat bersahabat bagi saya dan saya menyukainya.

Saya berharap pekan depan sirkuitnya kering karena tahun lalu saya kesulitan lantaran treknya basah. Semoga saja,” paparnya Kendati demikian, Rossi menganggap seluruh sisa seri tahun ini, yakni Australia, Malaysia, dan Spanyol sangat penting baginya maupun Yamaha.

Terlebih di klasemen pembalap, Rossi menempati posisi ketiga dengan koleksi 172 poin. Dia unggul 26 poin dari Vinales di posisi keempat. Karena itu, pembalap berusia 39 tahun tersebut bertekad bekerja keras dan berharap motornya secepat mungkin guna menutup musim ini dengan hasil maksimal.

“Kami juga harus melihat tiga seri lainnya, bukan hanya Jepang. Jika performa motor kami meningkat, bukan tidak mungkin kami bisa bersaing finis di urutan terdepan. Itu merupakan elemen yang sangat penting. Seperti kita ketahui, Ducati dan Honda sangat kuat di setiap balapan,” tandasnya.

(don)