Usai ‘Bernyanyi’ Eks Kapolsek Pasirwangi Sulit Dihubungi

JawaPos.com – Mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz, seketika membuat geger dengan ‘nyanyiannya’ soal netralitas Polri. Adapun dia mengungkap dugaan Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna memerintahkan penggalangan dukungan untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01.

Namun usai bernyanyi di Kantor Lokataru Law and Human Rights Office, pada Minggu (31/3) kemarin, dia saakan menghilang. Polda Jawa Barat pub tak bisa menghubungi Sulman.

“Sejauh ini belum. Belum bisa dihubungi,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi, Senin (1/4).

Padahal rencananya, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jabar hendak memeriksanya terkait dugaan tidak netralnya Kapolres Garut itu. “Kami sudah memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi,” jelas Trunoyudo.

Diketahui, Sulman merasa ganjil dengan mutasi yang diterimanya pada Kamis (28/3) lalu. Adapun dia resmi melepas jabatan sebagai Kapolsek Pasirwangi dan berpindah tugas ke Polda Jawa Barat sebagai Kanit Seksi Pelanggaran Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas.

Sulman meyakini bahwa mutasinya tersebut diduga kuat berhubungan dengan sikap tegasnya menolak perintah Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna melakukan penggalangan dukungan untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01.

Dia menyebut perintah itu secara langsung disampaikan kapolres dalam forum rapat di Mapolres Garut pada Februari lalu, sebelum kegiatan deklarasi di Pasirwangi.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Desyinta Nuraini