Tiga Pelaku Pengeroyok AU Bisa Ditetapkan sebagai Tersangka

JawaPos.com – Tiga orang terlapor kasus penganiayaan AU, 14, tidak menutup kemungkinan bisa ditetapkan sebagai tersangka. Mereka yakni NE, TP, dan FZ.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, informasi mengenai tiga orang terlapor ini didapat dari ibu korban. Menurut penuturan korban, ketiganya melakukan penganiayaan secara aktif.

“Calon tersangka sudah ada. Siapa? Tiga terlapor dari informasi ibunya. Kenapa tahu tiga orang ini, karena dia kenal. Tiga orang itu secara aktif lakukan penganiayaan,” ujar kepada JawaPos.com, Rabu (10/4).

Namun katanya, proses penetapan tersangka melalui beberapa mekanisme. Saat ini penyidik masih meminta keterangan ibu AU, LM sebagai pelapor. Ibunya sendiri belum bisa leluasa menyampaikan informasi yang didapat dari AU.

Ibunya berpendapat lebih baik AU sendiri yang sampaikan keterangan lebih rinci karena dia korban penganiayaan tersebut. Namun hingga saat ini, AU belum bisa dimintai keterangan polisi karena masih terbaring lemah di rumah sakit di Pontianak.

“Dapat dipastikan, kalau pemeriksaan lengkap, tiga orang tersebut bisa ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Dedi.

Pelaku bisa dijerat dengan pasal 80 ayat 1 dan 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Mereka terancam hukuman penjara paling lama 5 tahun penjara, atau denda hingga Rp 100 juta.

Sekadar informasi, AU, seorang gadis berusia 14 tahun menjadi korban bullying dan pengeroyokan secara keji oleh 12 siswi SMA di Pontianak. Dia mengalami luka fisik hingga psikis.

Pemicu kejadian itu disebut-sebut karena asmara. Kakak sepupu AU yakni PO pernah menjalin hubungan dengan pria yang sekarang menjadi pacar salah satu pelaku.

Korban sering berkomentar di media sosial terkait ini sehingga disinyalir memunculkan rasa kesal pelaku dan terjadilah pengeroyokan.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Desyinta Nuraini

Copy Editor : Fersita Felicia Facette