Tahu Akan Digerebek, Abu Hamzah Tanam Bom di Halaman Rumah

JawaPos.com – Husain alias Abu Hamzah ternyata sudah tahu akan digerebek Densus 88 Antiteror. Karenanya, terduga teroris itu menanam rangkaian bom di halaman rumahnya, Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuranbambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga, Sumatera Utara.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menerangkan, Hamzah dan istrinya sudah mempersiapkan diri ketika mendengar rekannya, Rinto alias Putra Suhada, 23, ditangkap di Lampung. “Mereka sudah yakin (keberadaan) mereka pasti akan terendus,” ujarnya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/3).

Oleh karenanya Hamzah mempersiapkan diri apabila ada upaya paksa dari pihak Kepolisian. Dia menanam bom ranjau di halaman rumah.

Bom itulah yang melukai seorang petugas dan warga saat penangkapan Hamzah. “Posisinya sudah ranjau-ranjau itu. Masuk dari depan, masuk dari samping, dari belakang, sudah disiapkan (bom ranjau),” ungkap Dedi.

Selain bom ranjau, di dalam rumah Hamzah juga ditemukan kontainer-kontainer yang sudah siap meledak. Ada pula bom bakar dengan menggunakan tabung elpiji yang digunakan Solimah, istri Hamzah untuk melakukan bunuh diri.

Kata Dedi, di kediaman Hamzah setidaknya polisi menemukan 15 bom yang sudah terakit, 100 kilogram masih berbentuk flash powder. “Itu sudah berhasil diamankan. Bom-bom yang berada di kediaman saudara AH itu semuanya ada rangakiannya,” imbuhnya.

Pemicu ledakan, lanjut Dedi, beragam. Mulai dari gerakan, injakan, hingga menggunakan remot.  “Ini cukup ahli. Sangat banyak ternyata jenis-jenis bom yang sudah berhasil dirakit oleh saudara AH,” sebutnya.

Namun Dedi meminta masyarakat tidak perlu panik. Polisi akan menangkap semua jaringan Hamzah dan terduga teroris lainnya. 

Sterilisasi di rumah Hamzah pun sedang dilakukan. Jika sudah selesai dan dinyatakan bersih masyarakat yang tinggal di sekitar kediaman Hamzah dan sempat mengungsi bisa kembali ke kediaman masing-masing sekaligus membenahi kerusakan-kerusakan yang ada.

“Kerusakan rumah yang terdampak ledakan kemarin saat ini sedang diinventarisir bersama Pemda dan polisi setempat. Ini sangat banyak, radiusnya kalau kemarin 100 ternyata sudah 200 meter, radius kerusakan daripada rumah tersebut,” pungkas Dedi.

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : Desyinta Nuraini