Setelah kalah dari petinju Inggris, Daud Yordan ingin istirahat terlebih dulu

Kendari (ANTARA News) – Petinju Indonesia pemegang gelar WBO Intercontinental kelas ringan (61,2 kilogram), Daud Yordan, Senin, mengatakan, ia ingin istirahat terlebih dulu setelah menelan kekalahan dari petinju Inggris Anthony Crolla.

“Saya ingin istirahat dulu,” kata Daud Yordan ketika dihubungi dari Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin sore.

Daud Yordan harus mengakui keunggulan Anthony Crolla pada pertarungan bertajuk Eliminator for: WBA Super World Lightwight Championship di Manchaster Arena, Inggris, Sabtu (19/11) waktu setempat atau Minggu (11/11) dini hari waktu Indonesia Bagian Barat.

“Angka yang saya raih 112 sedangkan lawannya adalah 116, artinya saya kalah empat ronde dari dia (Anthony Crolla),” kata petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 tersebut.

Dengan kekalahan ini maka rekor bertarung Daud Yordan menjadi 38 kali menang (26 di antaranya dengan KO) dan empat kali kalah, sedangkan Anthony Crolla rekor bertarungnya menjadi 34 kali menang (13 di antaranya dengan KO), tiga kali seri, dan enam kali kalah.

Selain kekalahan dari Crolla, tiga kekalahan yang diderita Daud Yordan sebelumnya adalah dari Simpiwe Vetyeka (Afrika Selatan) pada pertarungan di Jakarta, 14 April 2013, kemudian kalah dari Chris John pada pertarungan di Jakarta, 17 April 2011, dan Calestino Caballero pada pertarungan di Amerika Serikat, 10 April 2010.

Ketika ditanya evaluasi atas penampilannya pada pertarungan tersebut, Daud Yordan mengatakan, belum evaluasi. “Belum evaluasi dan saya baru pulang ke Indonesia pada Rabu (14/11),” katanya.

Menyinggung langkah ke depan setelah pertarungan melawan Crolla, Daud Yordan mengatakan, belum membicarakan lainya. “Saya ingin istirahat dulu sebelum membicarakan yang lainnya,” katanya.

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Mantan petarung UFC akui MMA Asia lebih berjiwa

Singapura, (Antara News) – Mantan petarung kejuaraan tarung bebas (MMA) di Amerika Serikat UFC, Demetrious Johnson mengakui pertandingan tarung bebas di Asia lebih mempunyai jiwa dibanding pertandingan di Amerika yang lebih menekankan pada aspek kontroversi.

“Model pertandingan di UFC sangat berbeda dengan One Championship. UFC memang selalu mencari bintang baru dan terus berusaha meningkatkan jumlah penonton dan pengiklan. Tapi, para penonton di sana lebih suka melihat kontroversi,” kata petarung yang telah mempertahankan gelar sebanyak 11 kali pada kelas flyweight itu di sebelum pertandingan One Championship “Heart of Lion” di Singapura, Jumat.

Petarung yang berjulukan “The Mighty Mouse” itu mengatakan kejuaraan One Championship lebih menekankan pada aspek cerita tentang para petarungnya dan bagaimana perusahaan penyelenggara kejuaraan itu menciptakan jagoan dari setiap negara Asia.

Kontroversi dalam setiap pertarungan dalam UFC, lanjut DJ, sapaan petarung berusia 32 tahun itu, bahkan sengaja ditampilkan dan dimunculkan dari petarung-petarung yang tidak ingin memicu kontroversi.

“Semua pertandingan tarung bebas itu memang terkait dengan budaya masing-masing negara. Saya juga harus menghadapi kontroversi jika bertanding di Amerika Serikat. Itu berbeda dengan pertandingan di Asia ketika Aung La N Sang bertanding di Myanmar yang terasa sekali semangatnya,” kata DJ.

Demetrious “hijrah” dari UFC bersama atlet lain UFC Eddie Alvarez pada akhir musim pertandingan 2018, terutama jelang laga di Singapura, Heart of The Lion.

“Saya belum pernah bertarung dengan atlet-atlet di Asia. Saya akan siap bertarung dengan terlebih dahulu menurunkan berat badan saya,” kata atlet yang berlatih di Seattle, AS.

Petarung yang mengantongi 27 kemenangan dan tiga kekalahan selama di UFC itu mengatakan One Championship berada di belakang semua atlet mereka untuk mendorong cerita perjuangannya.

Selain sebagai petarung, DJ juga akan menjadi duta bagi One Championship dalam bisnis baru mereka yaitu kejuaraan eSports.

“Saya merasa lebih sesuai dengan budaya bertarung di Asia. Saya juga sudah membahas dengan pimpinan perusahaan di sini tentang eSports seperti apa nama kompetisinya, bagaimana kompetisi itu berjalan, dan permainan apa yang dipertandingkan,” kata Demetrious.

Baca juga: One Championship buka peluang “hijrah” petarung dari UFC
Baca juga: One Championship rambah bisnis eSports pada 2019
Baca juga: Petarung putri Indonesia berada dijalur juara dunia One

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Futsal AFF 2018: Indonesia VS Malaysia

[unable to retrieve full-text content]IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Istora sambut juara dunia baru One Championship

[unable to retrieve full-text content]IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Kemenpora pastikan Sepeda Nusantara 2018 tuntas sesuai jadwal

Pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan pelaksanaan Sepeda Nusantara 2018 tuntas sesuai jadwal meski saat di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu baru memasuki etape 28 dari sekitar 70 etape yang direncanakan.

“Memang di sini baru etape 28, tapi di daerah lain hari ini juga dilakukan kegiatan yang sama. Dalam satu pekan terutama Sabtu dan Minggu ada sekitar tujuh hingga delapan etape. Saya optimis tepat waktu,” kata Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta di Sidoarjo.

Sepeda Nusantara 2018 merupakan salah satu program unggulan Kemenpora. Kegiatan ini dimulai dari perbatasan Indonesia-Malaysia tepatnya di Entikong, Kalimantan Barat, 30 Juni dan dijadwalkan akan finis di Bali akhir November.

Kegiatan ini akan melintasi sekitar 70 kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Selain dilakukan secara mandiri seperti halnya di Sidoarjo, Kemenpora juga melibatkan sekitar 15 pebalap untuk menyukseskan kegiatan ini dengan mengayuh sepeda dengan jarak 6.500 km.

Menurut Raden Isnanta, kegiatan ini sudah mendapatkan dukungan penuh dari DPR RI terutama Komisi X. Bahkan saat pelaksanaan Sepeda Nusantara 2018 di Sidoarjo juga dihadari oleh anggota DPR RI Arzeti Bilbina.

“Tujuan kegiatan kegiatan sbobet ini sudah jelas yaitu yaitu untuk membudayakan olahraga bagi masyarakat. Kami berharap bersepeda ini menjadi kebutuhan hidup,” kata Raden Isnanta menambahkan.

Sepeda Nusantara 2018 etape 28 ini diikuti sekitar 3.000 peserta. Tidak hanya dari Sidoarjo, peserta kegiatan ini juga berasal dari wilayah sekitar seperti Pasuruan, Malang dan Surabaya. Apalagi kejuaraan ini juga memperebutkan satu unit sepeda motor serta hadiah yang lain.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah bahkan turun langsung dengan melepas Sepeda Nusantara 2018 yang dipusatkan di komplek Stadion Gelora Putra Delta. Bahkan orang nomor satu di Kota Udang ini juga menyumbangkan suara emas dengan bernyanyi menghibur masyarakat.

Sementara itu anggota Komisi X DRP RI Arzeti Bilbina mengatakan Sepeda Nusantara merupakan kegiatan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat. Pihaknya berharap kegiatan ini bisa memacu semangat masyarakat untuk terus berolahraga.

“Harapan kami memang seperti itu. Semoga masyarakat lebih familiar lagi untuk olahraga terutama bersepeda. Lakukanlah dengan senang,” kata mantan model kenamaan Indonesia itu.

 

Petrokimia susul Alko Bandung ke Divisi 1

Jakarta (ANTARA News) – Salah satu tim bola voli putri tertua di Indonesia, Petrokimia Gresik, resmi menyusul Alko Bandung turun ke Divisi 1 setelah pada kejuaraan PGN Livoli Divisi Utama 2018 di GOR Ki Mageti, Magetan, Jawa Timur gagal bersinar.

Pada pertandingan terakhir di GOR Ki Mageti Magetan, Sabtu, dan membawanya turun kasta ke Divisi 1, anak asuh Victor Laiyan ini menyerah dari Badak LNG Bontang dengan skor 2-3 (18-25, 25-19, 25-22, 19-25, 8-15).

Dalam laga penentuan nasib, Petrokimia Gresik sebenarnya sudah unggul 2-1 dari LNG Bontang. Tetapi Amasya Manganang dan kawan-kawan dari LNG mampu mengejar ketertinggalan dan bahkan memenangi laga tersebut.

“Yah begitulah mental bertanding anak-anak Petrokimia. Hanya butuh satu set lagi mereka sia-siakan,” kata pelatih Petrokimia, Viktor Laiyan dalam keterangan resminya.

Menurut dia, materi pemain yang didominasi pemain muda memang sulit baginya untuk meraih kemenangan dalam laga yang menentukan. Apalagi lawan didukung oleh pemain yang sudah kenyang pengalaman seperti Amasya Manganang.

“Mereka sepertinya tegang,” kata pelatih asal DKI Jakarta itu menambahkan.

Meski demikian, kata dia, pemain Petrokimia Gresik diprediksi bakal bersinar dengan catatan setelah kejuaraan ini mendapatkan pelatihan dengan baik serta banyak meningkatkan jam terbang dengan mengikuti kejuaraan.

Sementara itu, asisten pelatih Badak LNG Bontang, Munawar mengaku senang dengan tetap bertahan di Divisi Utama karena untuk meraih posisi saat ini membutuhkan usaha keras. Perjuangan sendiri dimulai sejak Divisi 1.

Badak LNG Bontang merupakan tim promosi dari Divisi 1 bersama JWS Minahasa. Mampu bertahan di Divisi Utama dinilai oleh Munawar sebagai pencapaian yang cukup bagus, terlebih posisi ini didapat dengan usaha keras.

Baca juga: Alko Bandung resmi turun kasta ke Divisi 1
 

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Korsel dan Korut surati IOC untuk tuan rumah bersama Olimpiade 2032

Seoul,  (ANTARA News) – Korea Selatan dan Korea Utara dalam sebuah pertemuan, Jumat, sepakat untuk mengirim surat kepada Komite Olimpiade Internasional (IOC) berisi pernyataan bahwa mereka siap untuk menjadi tuan rumah bersama Olimpiade Musim Panas 2032.

Pejabat olahraga kedua negara mengadakan pertemuan untuk membicarakan upaya untuk mengembangkan kerjasama cabang olahraga.

Dalam sebuah pernyataan, dinyatakan bahwa kedua belah pihak setuju untuk membentuk tim gabungan yang akan bertanding di kejuaraan dunia bola tangan putra di Jerman pada 2019 mendatang.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam pertemuan di Pyongyang pada September lalu, juga setuju untuk secara bersama berjuang menjadi tuan rumah bersama Olimpiade 2032.

Atlet dari Korea Utara dan Selatan berdefile dibawah satu bendera pada upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pyeongcang awal tahun lalu dan sejak itu ketegangan politik antara kedua negara mulai mencair.

Selain dua Korea itu, Indonesia dan India juga sudah menyatakan minat untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

(Uu.A032
Baca juga: Seoul rangkul Pyongyang untuk Olimpiade 2032
Baca juga: Korsel apungkan ide untuk selenggarakan Olimpiade 2032 bersama Korut

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Indonesia tak dapat memaksakan cabang andalan di SEA Games 2019

Jakarta (ANTARA News) – Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menyebut Indonesia tidak dapat memaksakan cabang-cabang olahraga andalannya dalam SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Filipina pada November-Desember 2019.

“Kita tentu tidak dapat memaksakan cabang olahraga ke tuan rumah SEA Games karena jika kita tuan rumah tentu tidak ingin menggelar cabang olahraga yang tidak menguntungkan kita,” kata Ketua Komisi Pengembangan Olahraga KOI Harry Warganegara di Jakarta, Rabu.

Harry mengatakan panitia SEA Games 2018 telah memasukkan cabang-cabang olahraga nonlimpiade seperti jetski, vovinam, dan biliard selain tentunya cabang olahraga induk yaitu renang dan atletik.

“Kami bersyukur cabang pencak silat juga sudah tersosialisasikan di tingkat Asia Tenggara karena Filipina tidak punya cabang bela diri lokal,” kata Harry tentang peluang pencak silat untuk dipertandingkan dalam SEA Games ke-30 itu.

Baca juga: Kemenpora minta KOI perjuangkan cabang olahraga di Filipina

Filipina, menurut Harry, memastikan diri sebagai tuan rumah SEA Games 2019 pada November-Desember setelah pembangunan kota baru di dekat Ibukota Manila.

“Secara domestik, penyelenggaraan akan aman karena Presiden Duterte juga mendukung SEA Games di Filipina,” kata Deputi I Bidang Operasional Olahraga Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 itu.

Harry mengaku komite olimipade negara-negara Asia Tenggara akan menggelar pertemuan di Filipina pada November terkait penentuan cabang olahraga SEA Games 2019.

“Saya tidak tahu, mungkin November masih bisa digelar. Pasti ada pertimbangan dari tuan rumah kenapa mau menggelar pada November-Desember. Mungkin bertepatan dengan hari besar mereka,” kata Harry tentang waktu penyelenggaraan SEA Games pada musim-musim hujan di Asia Tenggara.

Baca juga: Kemenpora wajibkan komposisi 60 persen atlet junior untuk SEA Games

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Atlet-atlet CPNS ingin mengabdi di Kemenpora

Jakarta (ANTARA News) – Atlet-atlet peraih medali emas dalam kejuaraan multi-cabang olahraga yang mendapatkan kesempatan untuk diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil berharap tetap dapat mengabdikan diri di Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai atlet ataupun pelatih dan bukan tugas di daerah.

“Saya belum terpikir untuk tugas di daerah dan lebih baik bertugas di cabang olahraga pencak silat. Saya merasa lebih mampu untuk tugas fungsional sebagai pelatih atau asisten pelatih kalau bukan atlet dibanding pegawai kantoran umumnya,” kata atlet peraih medali emas pencak silat Asian Games 2018 Hanifan Yudani Kusumah selepas mengikuti Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS Formasi Khusus Olahragawan berprestasi di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Rabu.

Hanifan mengatakan Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS Formasi Khusus itu dibutuhkan untuk mengetahui kemampuan masing-masing atlet sehingga mampu menempatkan mereka pada tugas yang lebih sesuai.

“Saya belum sempat belajar meskipun sempat dikasih tahu harus mengikuti tes kemampuan dasar ini. Saya merasa seperti pelajar sekolah karena harus mengerjakan soal-soal seperti matematika, soal sosial, dan lainnya,” kata atlet yang sempat memeluk Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subiantor setelah meraih medali emas pada nomor kelas C putra di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Agustus itu.

Namun, Hanifan mengaku tes kompetensi dasar itu merupakan syarat yang harus diikuti setiap atlet peraih medali dalam kompetisi multi-cabang olahraga internasional sebelum diterima sebagai PNS.

“Saya menjalaninya dengan tenang karena sudah ada jaminan dari pemerintah untuk diterima sebagai PNS,” kata atlet berusia 21 tahun itu.
  Atlet peraih medali emas cabang pencak silat Asian Games 2018 Hanifan Yudani Kusumah sesusai mengikuti Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS Formasi Khusus Olahragawan berprestasi di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Rabu. Sebanyak 198 atlet berprestasi pada kejuaraan multi-cabang olahraga mengikuti tes gelombang kedua di Cibubur. (Antara/Imam Santoso)

Sebagaimana Hanifan, atlet renang peraih medali emas nomor gaya punggung putra 100 meter S9 Asian Para Games 2018 Jendi Panggabean mengaku masih ingin mengabdikan diri sebagai  atlet dan pelatih cabang para renang Indonesia.

“Semua atlet peserta tes ini akan ditempatkan di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Saya belum ada rencana pindah ke daerah, masih fokus di pusat dulu,” kata atlet yang juga meraih medali perak pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra S9 dan medali perunggu pada nomor 100 meter gaya bebas S9 itu.

Jendi mengaku masih harus mempersiapkan diri dan berlatih untuk menghadapi ASEAN Para Games 2019 di Filipina selain mempersiapkan diri mengikuti Paralimpiade 2020.

“Kami harus memilih kejuaraan yang dapat mendatangkan poin banyak ke Paralimpiade. Saya akan berdiskusi dengan pelatih akan turun pada kejuaraan di mana saja pada 2019,” kata Jendi.

Atlet peraih medali emas nomor tolak peluru putri SEA Games 2017 Eki Febri Ekawati yang juga mengikuti tes juga berharap masih dapat mengabdi sebagai pegawai negeri di Kemenpora agar dapat memberikan informasi terkait dukungan sarana dan prasarana bagi daerah-daerah lain.

“Pusat itu sumber informasi. Jika kerja di pusat, gampang buat lobi ataupun cari informasi misalnya untuk bantu sarana dan prasarana. Kami juga bisa mencari bibit-bibit olahragawan baru penerus cabang olahraga jika menjadi pelatih selepas pensiun dari atlet,” kata atlet yang berdomisili di Bandung itu.
  Atlet peraih medali emas atletik nomor tolak peluru putri SEA Games 2017 Eki Febri Ekawati sesusai mengikuti Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS Formasi Khusus Olahragawan berprestasi di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Rabu. Sebanyak 198 atlet berprestasi pada kejuaraan multi-cabang olahraga mengikuti tes gelombang kedua di Cibubur. (Antara/Imam Santoso)

Eki mengaku sempat belajar soal-soal tes masuk CPNS sebelum mengikuti ujia berbasis komputer itu. “Tes seperti ini mengingkatkan kami tentang pengetahuan umum dan sosial. Saya sempat belajar sedikit ketika ada waktu lenggang saat latihan,” kata Eki.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang meninjau Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS Formasi Khusus Olahragawan berprestasi di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, mengatakan tes itu merupakan syarat bagi para atlet untuk dapat diterima sebagai aparatur sipil  negara.

“Meskipun ada kelonggaran bagi para peserta ini. Atlet-atlet itu ibaratnya jalur khusus, melalui jalan tol karena masuk sebagai PNS berdasarkan prestasinya maka mereka akan dapat pengecualian,” kata Menpora tentang kompetensi tes bagi atlet dengan tes jalur umum CPNS. 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Pacitan ingin jadi lumbung atlet nasional

Pacitan (ANTARA News) – Pemerintah Kabupaten Pacitan Jawa Timur berharap daerahnya bisa menjadi lumbung penyumbang atlet nasional mengingat potensi yang dimiliki “Kota 1001 Goa” itu cukup besar.

“Potensi memang ada. Fasilitas untuk pembinaan mulai banyak yang terbangun. Tapi kami akui fasilitas yang ada belum lengkap,” kata Bupati Pacitan Indartato di sela pelepasan Sepeda Nusantara 2018 di Alun-Alun Pacitan, Minggu.

Baca juga: Sepeda Nusantara singgah di Kota 1001 Goa

Saat ini, kata dia, stadion sepak bola sudah terbangun. Selain itu satu gelanggang olahraga tertutup yang cukup besar dan bisa digunakan untuk beberapa cabang olahraga mulai dari bola voli, bola basket maupun bulu tangkis. Semuanya berada ditidak jauh dari Pantai Teleng Ria.

“Tak jauh dari situ (komplek olahraga) juga ada asrama. Tapi semuanya tetap butuh penunjang mulai dari peralatan hingga pelatih,” kata Bupati yang masuk dua periode Kota 1001 Goa itu.

Khusus untuk cabang olahraga yang dinilai sukses diantaranya adalah cabang bola voli. Saat ini beberapa pemain asli Pacitan memperluat tim-tim papan atas. Bahkan dua diantaranya yaitu Veleg Dhany Ristan Krisnawan dan Novia Andriyanti masuk dalam tim Asian Games 2018 lalu.

Selain itu pembinaan cabang olahraga khususnya cross country juga terus digalakkan. Bahkan pembinaan mulai dilakukan mulai SD dan SMP. Kultur daerah yang pegunungan dan pantai memang sangat mendukung cabang olahraga ini.

“Ada satu yang kami harapkan bisa secepatnya teraalisasi yaitu kolam renang. Harapan kami ada bantuan dari pemerintah pusat dalam ini Kemenpora karena potensi atlet renang sangat besar,” kata Bupati asal Kecamatan Ngadirojo itu.

Harapan Bupati Indartato ini sangat didukunt oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Pacitan, Endang Surjasri. Menurut dia, pihaknya saat ini terus melakukan pembinaan meski belum sepenuhnya maksimal.

“Sinergi dengan Kemenpora memang kami butuhkan. Misalnya kami ingin bantuan untuk pelatihan para pelatih dari berbagai cabang olahraga,” kata Endang di sela pelaksanaan Sepeda Nusantara 2018.

Sementara itu Kepala Biro Hukum dan Humas Kemenpora Sanusi mengatakan pihaknya akan memfasilitasi harapan dari pemerintah Kabupaten Pacitan dengan menjalin komunikasi dengan pihak Kemenpora yang khusus mengurus pembinaan maupun sarana dan prasarana.

Baca juga: Gowes Nusantara bertransformasi jadi Sepeda Nusantara 2018

Baca juga: Jelajah Sepeda Nusantara dimulai dari perbatasan Malaysia

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Laga ketiga final MLB makan waktu tujuh jam 20 menit

Jakarta (ANTARA News) – Laga ketiga partai final Liga Bisbol Amerika Serikat (MLB) 2018 antara Los Angeles Dodgers melawan Boston Red Sox memakan waktu hingga tujuh jam 20 menit untuk menentukan pemenang.

Pertandingan dalam rangkaian yang lebih dikenal sebagai World Series tersebut dilangsungkan di Stadion Dodgers, California, Amerika Serikat, sejak Jumat (26/10) sore waktu setempat dan baru berakhir pada Sabtu dini hari tepatnya pukul 00.32 waktu setempat.

Laman resmi MLB mencatat pertandingan tersebut sebagai laga final berdurasi terpanjang sepanjang sejarah kompetisi bisbol nomor wahid AS itu.

Ironisnya, kendati bermain selama tujuh jam dan 20 menit serta berlangsung hingga 18 inning, skor akhir pertandingan hanya memperlihatkan 3-2 untuk kemenangan tuan rumah.

Dodgers lebih dulu mencetak angka pada inning ketiga setelah Joc Pederson mencetak home run dengan memukul bola ke tribun sisi kanannya.

Lantas ayunan Jackey Bradley Jr. pada inning kedelapan yang melesakkan bola ke tribun penonton membuat Red Sox menyamakan kedudukan 1-1.

Red Sox lantas berbalik pada inning ke-13 setelah pitcher tuan rumah, Scott Alexander, melakukan kesalahan lemparan setelah menangkap bola mudah pukulan Eduardo Nunez. Lemparan Alexander yang tak tepat sasaran kepada catcher membuat Brock Holt berhasil mencuri plat home dan membawa Red Sox unggul 2-1.

Akan tetapi, kesalahan lemparan juga dilakukan oleh penjaga base kedua Red Sox Ian Kinsler pada saat giliran Dodgers menyerang di inning ke-13. Bola pukulan Yasiel Puig yang berhasil ditangkapnya setelah menyentuh tanah gagal dikirimkan dengan baik ke base pertama, sehingga Max Muncy berkesempatan kembali pulang ke plat home dan menyamakan kedudukan 2-2.

Setelah inning demi inning terlewati tanpa ada poin tambahan tercipta bagi kedua tim, di inning ke-18 Muncy berhasil memukul bola lempran Nathan Eovaldi ke tribun penonton dan memastikan kemenangan tuan rumah 3-2 atas Red Sox.

Hasil itu membuat skor final MLB 2018 saat ini 2-1 untuk keunggulan Red Sox dan laga keempat akan segera dilangsungkan di tempat yang sama pada Sabtu sore setempat atau Minggu (28/10) pagi WIB.

Praktis kedua tim hanya memiliki kurang dari 18 jam waktu istirahat kedua tim selepas melakoni pertandingan berdurasi tujuh jam lebih.

Dodgers terakhir kali menjadi juara MLB pada 1988, setelah musim lalu mereka takluk 3-4 dari Houston Astros di partai final.

Ambisi Dodgers menyudahi puasa gelar MLB dua dasawarsa menemui tantangan berat bernama Red Sox, yang selalu berhasil menjadi juara MLB tiap kali mencapai final di era 2000-an. Tim bisbol tersebut menjuarai MLB pada 2004, 2007 dan 2013 lalu.

Baca juga: Chicago Cubs juara MLB setelah 108 tahun

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Kemenpora minta KOI perjuangkan cabang olahraga di Filipina

Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meminta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk memperjuangkan cabang-cabang olahraga andalan Indonesia dalam rapat dengan panitia penyelenggara SEA Games 2019 di Filipina.

“Kami belum tahu apakah SEA Games 2019 akan berlangsung pada 10 Desember atau masih mungkin pada bulan lain. Pada November nanti, akan ada rapat terkait penentuan cabang olahraga SEA Games 2019,” kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana selepas Rapat Kerja dengan Komisi X DPR di Jakarta, Kamis malam.

Mulyana mengatakan persiapan atlet-atlet Indonesia menuju SEA Games di Filipina dapat berlangsung setahun penuh jika SEA Games pada Desember 2019.

“Kami minta kepada KOI karena mereka akan mengusulkan dalam rapat-rapat dengan panitia di Filipina. Kami mengharapkan cabang-cabang olahraga andalan Indonesia seperti pencak silat, panjat tebing, ataupun dayung itu segera disampaikan agar dipertandingkan dalam SEA Games,” kata Mulyana.

Kemenpora, lanjut Mulyana, telah menggelar sosialisasi dengan para pengurus cabang olahraga terkait perencanaan program pembinaan dan prestasi tahun anggaran 2019, baik untuk atlet-atlet yang akan turun dalam SEA Games 2019 ataupun atlet-atlet yang akan mengikuti kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Kemenpora mengalokasikan anggaran pelatnas pada 2019 sebesar Rp500 miliar termasuk untuk atlet-atlet SEA Games 2019, ASEAN Para Games 2019, kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020, serta bagi Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia.

“Ada cabang olahraga yang berorientasi Olimpiade, ada cabang olahraga yang berorientasi SEA Games, dan ada cabang olahraga yang berorientasi keduanya,” kata Mulyana.

Mulyana menambahkan setiap cabang olahraga yang akan mengikuti SEA Games 2019 harus mengalokasikan 60 persen kuota bagi atlet-atlet junior agar Indonesia tidak kehilangan regenerasi atlet dan momentum prestasi olahraga.

Baca juga: Kemenpora wajibkan komposisi 60 persen atlet junior untuk SEA Games
Baca juga: SEA Games 2019 bakal pecahkan rekor jumlah cabang olahraga

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Persiapan infrastruktur Tour de Singkarak 2018 di Solok hampir tuntas

Solok (ANTARA News) – Persiapan infrastrutur jalan dan akomodasi untuk perhelatan Tour de Singkarak (TdS) 2018 di Kota Solok, Sumatera Barat, pada etape enam hampir tuntas atau mencapai sekitar 85 persen.

“Untuk menyambut perhelatan TdS ini kami sudah melakukan perbaikan infrastruktur jalan berlubang dengan pengaspalan, perbaikan trotoar, dan peremajaan fasiltas umum yang dibutuhkan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Solok, Elvy Basri di Solok, Rabu.

Ia mengatakan untuk pelaksanaan TdS 2018 ia juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Pekerjaan Umum, Perumahan dan Permukiman, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Untuk infrastruktur jalan telah dilakukan penataan ulang, seperti perbaikan trotoar dan dicat kembali dan pembenahan saluran air dan got di seluruh wilayah itu, baik dari segi bangunan maupun kebersihan.

Dinas PU juga telah melakukan perbaikan dan pengaspalan jalan yang berlubang dan rusak di sejumlah jalan utama di Kota Solok, serta jalan-jalan di sekitar perumahan yang dilakukan secara bertahap.

“Saat ini Kota Solok sudah siap dari segi infrastruktur sekitar 85 persen dan 15 persen lagi sedang tahap pengerjaan. Kami perkirakan rampung dalam waktu dekat ini, mengingat perhelatan TdS masih tersisa waktu kurang lebih satu bulan lagi,” ujarnya.

Untuk kesenian dan tari-tarian pihaknya juga telah menyiapkannya, mengingat Solok mulai dilewati peserta TdS pada 9 November 2018 pukul 14.00 dan masuk etape enam dengan garis start di depan Lapangan Merdeka, Solok serta finis di Kota Payakumbuh.

Ia mengaku telah mengumpulkan beberapa agen perjalanan dan pimpinan hotel di Kota Solok untuk membenahi berbagai fasilitas, baik kendaraan maupun penginapan agar menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung untuk menyaksikan TdS tersebut.

“Sehari sebelum berlangsungnya TdS ini,kami juga mengadakaan city tour dulu bagi peserta TdS, dengan keliling Kota Solok untuk memperkenalkan objek-objek wisata yang ada,” katanya.

Meskipun beberapa tempat pariwisata masih tahap renovasi dan belum seindah tempat lainnya, Laing Park, Pulai Belibis, Taman Syekh Kukut, Sawah Solok, Solok Water Park masih bisa dikunjungi. Selain itu, juga akan diperkenalkan seni budaya, makanan dan minuman khas Solok.

Sementara Wakil Wali Kota Solok Reinier mengatakan Kota Solok memang sudah mempersiapkan segala hal untuk menyambut TdS yang akan dihelat pada November 2018.

“Berbagai hal telah dipersiapkan, mulai perbaikan jalan, penampilan kesenian, pengamanan, penginapan dengan memberdayakan rumah gadang,” ujarnya.

Ia berharap TdS yang dihelat di Kota Solok bisa berjalan lancar dan sukses, serta mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak.

Baca juga: Tour de Singkarak 2018 libatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Baca juga: Jumlah peserta Tour de Singkarak 2018 diprediksi meningkat

(KR-MRO/E009)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

ASEAN Autism Games 2018

Peserta berusaha menangkap piringan dalam permainan eksibisi Dodge-bee pada ASEAN Autism Games ke-4 Tahun 2018, di Gelanggang Olahraga Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (21/10/2018). ASEAN Autism Games tersebut diikuti sekitar 220 orang penyandang autisme. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pras.

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Penundaan Mandiri Jakarta City Marathon 2018 kecewakan peserta

Jakarta  (ANTARA News) – Pengumuman penundaan ajang Mandiri Jakarta City Marathon 2018 yang berselang hanya tiga hari jelang pelaksanaannya membuat kecewa para peserta.

Kekecewaan itu khususnya datang dari peserta yang berasal dari luar kota, seperti Dwi Shintia (40) yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur.

“Saya ambil HM (Half Marathon), sudah terasa ada yang aneh, makanya saya menunda-nunda membeli tiket pesawat. Niatnya, Jumat (19/10) saja karena ada promo tiket pesawat tapi kemudian, Kamis (18/10) sore saya nekat beli tiket, saat tiket penerbangan sudah dibayar, 10 menit kemudian ada info lombanya dipostpone (tunda),” kata Tia, panggilan akrab Dwi Shintia saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu.

Pada Kamis (18/10), Bank Mandiri memberikan pengumuman tertulis untuk menjadwal ulang penyelenggaraan Mandiri Jakarta City Marathon 2018 yang awalnya direncanakan berlangsung pada 21 Oktober 2018 di kawasan Monumen Nasional (Monas).

 “Hotel juga sudah ‘dibooking’, tapi kan tidak bisa ‘direfund’, semoga pesawat bisa (direfund),” tambah Tia yang berprofesi sebagai pekerja swasta tersebut.

 Tia mengaku mau ikut Mandiri Jakarta City Marathon 2018 karena mengetahui bahwa panitia penyelenggara adalah sesama pelari.

“Kalau yang menyelenggarakan pelari-pelari, ‘race’ itu umumnya OK, dan harapannya lebih baik dari tahun sebelumnya, tapi ternyata jauh dari harapan,” ungkap Tia.

Setidaknya Tia merugi sekitar Rp2 juta untuk ongkos transportasi dan akomodasi karena pembatalan tersebut, jumlah itu belum ditambah pembelian ‘slot’ lari senilai sekitar Rp700 ribu.

Penamat Berlin Marathon 2018 dan Bali Marathon 2017 itu juga menceritakan ada beberapa temannya yang sudah membeli tiket bersama keluarga untuk mengikuti ajang lari tersebut.

“Beberapa teman di Surabaya bahkan sudah membeli tiket untuk empat orang, suami istri dan dua anak,” tambah Tia yang mulai berlari sejak 2012.

 Sementara itu Susanto (35) yang tinggal di Tangerang Selatan mengaku tidak merugi materiil tapi masih mempertanyakan alasan pembatalan ajang tersebut.

“Tapi yang mengganjal itu alasan pembatalan, kenapa bisa batal menjelang acara, harus ada penjelasan yang masuk akal,” kata Susanto.

Namun Santo, panggilan akrab Susanto, mengatakan masih mau ikut Mandiri Jakarta City Marathon bila sudah ada tanggal penggantinya.

“Untuk sekali penundaan saya belum kapok, kredibilitas penyelenggara masih saya pegang, kalau sudah beberapa kali ditunda baru saya tidak mau ikut,” tambah Santo.

Dalam pernyataan tertulisnya, Vice President Corporate Communication Bank Mandiri Maristella Tri Haryanti memohon maaf harus menjadwal ulang pelaksanaan lomba karena ingin memastikan kondisi rute benar-benar baik dan nyaman bagi pelari untuk mengakomodasi tingginya antusiasme pendaftar yang telah mencapai lebih dari 9.500 peserta dari dalam dan luar negeri. 

Penyelenggaraan Mandiri Jakarta City Marathon merupakan kolaborasi Bank Mandiri dengan Aliansi Komunitas Lari Jakarta (AKLJ). Tujuannya, untuk meningkatkan pembangunan di bidang pariwisata. Ajang ini juga menjadi rangkaian perayaan ulang tahun Bank Mandiri ke-20.

“Untuk mendapatkan rute atau jalan yang baik, maka penjadwalan ulang ini perlu dilakukan,” ungkap Maristella.

Terkait penjadwalan ulang ini, peserta dapat ‘me-refund’ dengan melakukan konfirmasi dan verifikasi data di area Race Pack Collection yang terletak di Gedung Menara Mandiri II, lantai 2 Jalan Jenderal Sudirman No. 54-55 Jakarta. 

Bagi peserta yang tidak dapat mendatangi lokasi Race Pack Collection, dapat melakukan konfirmasi dengan mengunjungi website www.mandirijakartacitymarathon.com dan mengisi lembar konfirmasi pengembalian.

Peserta terdaftar yang ingin melakukan refund harus menyertakan Nama, kode registrasi MJCMXXXX, dan nomor identitas yang digunakan pada saat mendaftar. Selanjutnya panitia akan melakukan verifikasi data dan dana refund dapat kembali ke rekening peserta dalam jangka waktu 3-4 minggu sejak konfirmasi dan verifikasi dilakukan.

Sedangkan “race organizer” Mesa Race dalam akun Instagramnya megnatakan bahwa penundaan tersebut di luar kewenangannya sebagai vendoro.

“Kami mengormati segala kebijakan yang ada. Kami akan mengembalikan seluruh biaya pendaftaran peserta terdaftar secara bertahap dan kami tidak memiliki keterangan megnenai kapan jadinya lomba Mandiri Jakarta City Marathon akan berlangsung,” demikian tertulis.

Ajang lari Jakarta Marathon sendiri pertama kali digulirkan pada tahun 2013. Acara tersebut kemudian rutin diselenggarakan setiap tahun sehingga tahun ini, menjadi kegiatan yang keenam kali digelar.

Berselang sepekan dari Mandiri Jakarta City Marathon 2018 juga diselenggarakan ajang Jakarta Electric Marathon akan digelar 28 Oktober 2018.

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Asa olahraga anggar kursi-roda pada Pemerintahan Jokowi

Oleh Imam Santoso

Jakarta, 19/10 (Antara) – Pesta multi-cabang olahraga disabilitas Asia di Jakarta telah usai. Semua kontingen peserta pun telah kembali ke negara mereka untuk bersiap bertemu lagi di China.

Manusia-manusia hebat itu telah unjuk gigi, menyatakan bahwa mereka setara dan juga mampu menjadi juara-juara dalam bidang olahraga. Begitu pula tentunya harapan mereka pada bidang kehidupan lainnya.

Penyandang disabilitas Asia itu juga sukses menginspirasi masyarakat tentang semangat dan energi untuk mengubah ketidakmampuan menjadi keunggulan serta memetik mimpi walau penuh keterbatasan.

Dari sisi prestasi olahraga, Indonesia juga sukses mencetak sejarah menempati peringkat lima di Asia dari total 18 cabang olahraga. Kontingen tuan rumah mengoleksi 37 medali emas, 47 medali perak, dan 51 medali perunggu Asian Para Games 2018.

Demikian pula yang terjadi di ujung tenggara Ibukota, tepatnya di GOR POPKI Cibubur Jakarta Timur. Tim anggar kursi roda menyumbang setidaknya satu medali perunggu dalam pertandingan tim putri nomor sabre.

Pencapaian itu menjadi hal luar biasa bagi tim para-games Indonesia yang baru pertama kali turun pada cabang anggar kursi roda, apalagi langsung tingkat Asia.

“Saya masih gugup. Tapi, kami sudah mengeluarkan seluruh kemampuan kami, hasil latihan kami pada sembilan hingga 10 bulan lalu,” kata salah satu atlet putri anggar kursi roda Merah-Putih Survaya Dewi Ningrum selepas menghadapi pemain China.

Pelajar sekolah khusus disabilitas di kota Solo itu mengaku baru pertama kali turun sebagai atlet pada cabang anggar kursi roda. Dia belum pernah menjalani latihan cabang olahraga lain apalagi ikut kejuaraan olahraga cabang lain.

“Kami banyak menekankan latihan fisik serta pengondisian fisik selain latihan teknik. Saya main dua nomor senjata, epee dan sabre,” kata Dewi.

Atlet berusia 21 tahun itu berharap masih dapat menjadi atlet anggar kursi roda mewakili kontingen Indonesia pada ASEAN Para Games 2019, Kejuaraan Dunia Anggar Kursi Roda, bahkan Paralimpiade Tokyo 2020.

“Saya sudah terlanjur senang dengan olahraga ini. Padahal, saya hanya ikut berlatih saja ketika diajak guru olahraga di sekolah,” kata atlet asal Bekasi itu.

Selepas turun pada nomor tim sabre, tim epee putri Indonesia serta pada nomor perorangan Asian Para Games 2018, Dewi mengaku puas dengan penampilannya dan masih ingin melanjutkan pendidikan tinggi sembari berlatih anggar kursi-roda.

“Saya tidak bisa berlatih kalau kembali ke rumah di Bekasi. Fasilitas latihan yang lengkap hanya ada di Solo,” kata Dewi yang turun pada nomor tim bersama senior-seniornya Sri Lestari, Suwarsih, dan Elih di Cibubur.

Mimpi Dewi sebagai atlet kebanggan negeri mendapatkan dukungan sangat kuat dari orang tua yang sejak awal berharap putri sulungnya menjadi pribadi mandiri.

“Dewi sejak lahir punya kelemahan pada tubuh bagian bawah. Dia tidak dapat berjalan sama sekali. Kami sudah mencoba agar dia pakai alat bantu gerak kaki KAFO (Knee Ankle Foot Orthosis) tapi tidak berhasil. Maka, kami memintanya untuk menggunakan kursi roda,” kata Tohari, orang tua Dewi.
  Atlet anggar kursi roda Survaya Dewi Ningrum mendapatkan pelukan dari sang ayah, Tohari, usai bertanding pada nomor tim epee dan tim sabre putri Asian Para Games 2018 di GOR POPKI Cibubur Jakarta Timur pada Selasa (9/10). Tim epee putri anggar kursi roda Indonesia mendapatkan medali perunggu pada pesta multi-cabang olahraga disabilitas Asia itu. (Antara/Imam Santoso)

Meskipun punya kelemahan bagi tubuh bagian bawah, Dewi sempat mengenyam pendidikan dasar hingga menangah pertama di sekolah negeri di Tambun, Bekasi.

“Dia sempat tidak bersekolah selama dua tahun selepas lulus SMP. Tapi, Dewi masih ingin melanjutkan pendidikan dan kami mendukungnya untuk bersekolah di Solo,” ujar Tohari tentang pendidikan menengah atas bagi Dewi melalui Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) di Solo.

“Sebenarnya ada sekolah khusus anak-anak cacat di Bekasi. Tapi, mereka tidak memiliki penyaluran bakat bagi siswa-siswanya. Selain penyaluran bakat, akses dan fasilitas bagi siswa disabilitas di Solo juga terpenuhi. Itu berbeda dengan di Jakarta ataupun Bekasi,” ujar Tohari.

Tohari mengaku semula tidak mengetahui putrinya telah berlatih cabang olahraga anggar kursi roda. “Pihak sekolah sempat memberikan kabar anak saya sudah berlatih di Komite Paralimpiade Nasional (NPC) di Solo,” ujarnya.

Ketika Dewi bertanding mewakili Indonesia di Cibubur, Tohari beserta istri dan putranya turut memberikan semangat kepada tim anggar kursi roda Merah-Putih, terutama bagi Dewi.

“Kami berharap pemerintah terus memberikan akses dan fasilitas yang layak bagi para penyandang disabilitas. Angkutan umum, trotoar, dan akses lain nyaris tidak ada. Penyandang disabilitas seakan dilupakan, apalagi di Jakarta,” kata Tohari.

Cita-cita Dewi untuk menjadi utusan Indonesia dalam kejuaraan-kejuaraan internasional seakan mendapatkan angin segar tatkala pelatih tim nasional anggar kursi roda meneropong peluang pada tingkat Asia Tenggara maupun Asia.

“Ini adalah cabang baru bagi Indonesia. Tapi, peluangnya sangat besar khususnya nomor epee putri karena tingkat Asia Tenggara itu sangat lemah pada nomor itu,” kata  pelatih anggar kursi roda nasional Hendra Faradilah.

Cabang anggar kursi-roda, menurut Hendra, sangat berpeluang dipertandingkan dalam ASEAN Para Games 2019 di Manila, Filipina karena cabang itu diminati oleh tim Thailand, Malaysia, serta Indonesia.

Hendra yang juga menjadi pelatih anggar nasional pada Asian Games 2018 itu mengatakan atlet-atlet kursi roda Indonesia punya peluang untuk mengalahkan pemain-pemain China dan mendapatkan setidaknya medali perak.

“Mereka gugup saat bermain. Itu karena mereka kurang jam terbang dalam pertandingan internasional. Sebenarnya kita juga punya peluang pada nomor perorangan bukan hanya nomor beregu,” katanya yang juga bangga karena tim putri berhasil merebut medali perunggu bagi kontingen tuan rumah.

Sebelas atlet anggar kursi roda Indonesia harus mengikuti kejuaraan dunia di Polandia pada Juli 2018 sebagai persyaratan turun dalam Asian Para Games 2018 di Jakarta.

“Cabang olahraga ini tidak mengenal ‘wild card’ bagi pemain-pemain tuan rumah. Setiap atlet yang akan bertanding harus punya nomor identitas,” kata Hendra.

“Kami memang tidak mendapatkan target pada Asian Para Games sebagaimana tim cabang lain. Ini adalah cabang olahraga baru bagi NPC Indonesia. Kami memanggil atlet-atlet dari cabang lain seperti angkat besi, panahan, ataupun voli duduk,” ujar Hendra.

Pelatih yang berdomisili di Solo itu menyakini potensi besar dari atlet-atlet anggar kursi roda Tanah Air untuk mendapatkan gelar juara dalam kompetisi internasional, termasuk Paralimpiade Tokyo 2020, jika pemusatan latihan nasional berjalan secara berkelanjutan.

Hendra mengungkapkan bahwa asa untuk menggali potensi atlet anggar-kursi roda cukup terbuka karena adanya perhatian yang sangat serius dari pemerintah di era Presiden Jokowi terhadap dunia olahraga, termasuk olahraga untuk kaum disabilitas.

“Pemerintah sudah memberikan kesempatan dan bonus, termasuk pengangkatan sebagai pegawai negeri sipil. Itu menjadi motivasi bagi atlet. Kami juga sudah menghitung peringkat masing-masing atlet dalam daftar internasional,” katanya.

Menurut dia, instruksi Presiden Jokowi dalam pemberian bonus yang tidak membeda–bedakan antara atlet biasa dan atlet disabilitas juga merupakan angin segar tersendiri yang bisa memotivasi kaum disabilitas untuk mengejar prestasi di dunia olahraga.

Hanya saja, Hendra berharap fasilitas pendukung bagi atlet-atlet anggar kursi roda untuk ditambah karena hingga saat ini masih kurang, baik yang ada di Solo maupun di Jakarta.
  Atlet anggar kursi roda Indonesia Radilah Hendri (kanan) saling beradu jurus dengan atlet Thailand Khanthithao (kiri) dalam babak kualifikasi Foil Kategori A Individual Putra di GOR POPKI Cibubur, Jakarta, Minggu (7/10/2018). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.

“Saya mantan atlet. Kami para pelatih juga sudah mempelajari aturan pada anggar kursi roda yang sebenarnya mirip dengan cabang anggar. Kami bahkan memodifikasi peralatan sendiri agar atlet-atlet kami tidak canggung saat bertanding dalam kejuaraan internasional,” katanya.

Manakala atlet bersedia berkorban waktu dan tenaga, orang tua mereka memberikan segala dukungan kepada putra-putrinnya, serta tim pelatih sudah memberikan analisa dan peluang bagi bangsa, Indonesia tampak siap berkompetisi pada anggar kursi roda walaupun sebagai cabang baru.

Pemerintah tentu tidak tutup mata atas perjuangan dan proses latihan atlet-atlet NPC Indonesia itu, seperti terlihat pada pemberian bonus atlet-atlet peraih medali Asian Para Games 2018 dengan nilai setara dengan peraih medali Asian Games 2018.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi dedikasi dan perjuangan para atlet Indonesia dalam ajang Asian Para Games 2018 yang berhasil meningkatkan peringkat lima besar dalam perolehan medali.

“APBN yang keluar untuk saudara-saudara lebih banyak, tapi kita syukuri Alhamdulillah karena ini untuk nama bangsa dan negara Indonesia,” tegas Presiden Jokowi.
   
Jokowi tegaskan negara tidak rugi memberikan bonus uang kepada atlet berprestasi. Jumlah bonus yang diberikan kepada para atlet Asian Para Games sama dengan besaran yang diberikan kepada peraih medali dalam Asian Games 2018.

Dengan demikian, kita layak menyambut prestasi-prestasi berikutnya dari atlet-atlet cabang anggar kursi roda pada pentas dunia selepas APG di Jakarta. 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.