Soal Andi Arief, Polisi: Tunggu Tanggal Mainnya!

JawaPos.com – Polisi tampaknya tak mau tergesa-gesa menetapkan Andi Arief sebagai tersangka. Adapun politikus Demokrat itu sebelumnya diduga menyebarkan hoax adanya 7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos pada kolom pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin di Pelabuhan Tanjung Priok.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan analisis, rekam jejak pelaku, dan mengumpulkan bukti-bukti yang menguatkan untuk menjerat para penyebar hoax tersebut.

“Ini dikonsultasikan dulu ke ahli biar betul-betul kuat bukti yang akan digunakan untuk menunjuk orang sebagai kreator dan buzzer,” ujarnya di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/1).

Untuk itu, ia meminta semua pihak bersabar terhadap penetapan status Andi Arief dan membiarkan Polri fokus menangani kasus ini. Sejauh ini, pihaknya juga belum mau melayangkan panggilan pemeriksaan terhadap politikus itu. “Ya, kita tunggu tanggal mainnya,” tegas Dedi.

Namun yang pasti ia berjanji bahwa Polri akan melakukan penyelidikan secara netral. “Tidak ada keberpihakan sana-sini, tidak ada. Kami betul-betul terapkan standar penegakan hukum yang profesional,” sebut jenderal bintang satu itu.

Lebih lanjut ia mengatakan, polri terus melakukan literasi digital berisi edukasi pencerahan kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai kabar bohong dan ikut menyebarkannya. “Bersama polri perangi hoax tersebut,” pungkas Dedi.

Editor      : Erna Martiyanti
Reporter : Desyinta Nuraini, Fersita Felicia Facette