Slamet Ma’arif Minta Pemeriksaan Perdananya Diundur

JawaPos.com – Penyidik Polda Jawa Tengah memanggil Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif untuk diperiksa sebagai tersangka, besok, Rabu (13/2). Namun dipastikan dia tidak akan hadir. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Slamet meminta agar pemanggilannya dijadwal ulang. “Dia minta diundur yang harusnya Rabu diminta mundur hari Senin,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Gedung PTIK, Jakarta, Selasa (12/2).

Soal alasan Slamet yang meminta pemanggilannya diundur, kata Dedi itu pertimbangan dari pihak pengacara yang mengajukan. “Itu kami layani,” imbuhnya.

Ditanya mengapa pemeriksaan dilakukan di Polda Jawa Tengah, ia menerangkan itu sudah berdasarkan pertimbangan dan berbagai aspek. “Penyidik yang lebih paham mulai dari keamanan dan efesiensi pemeriksaan,” sebut Dedi. 

Dalam proses pemeriksaan ini, Polda Jawa Tengah tidak sendiri. Mereka akan terus berkoordinasi dengan Gakumdu. Yakni, pihak Bawaslu dan Kejaksaan tentang bentuk-bentuk pelanggran pemilu. 

Sementara itu, ia menjelaskan ada beberapa pasal yang dilanggar Slamet sesuai rekomendasi dari Bawaslu. “Nanti dalam proses pemeriksaan akan diklarifikasi kembali apa yang diajukan pihaknya,” jelas Dedi.

Soal adakah tersangka lain dalam kasus ini, kata nyatergantung dari hasil pemeriksaan Slamet nantinya. “Belum (ada tersangka lain), kan belum dilakukan pemeriksaan terhadap beliau (Slamet),” tutur mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu. 

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : Desyinta Nuraini