Siswa Tantang Guru, DPR Minta Kepala Sekolah Dievaluasi

JawaPos.com – Tindakan kurang terpuji seorang siswa terhadap gurunya di SMP PGRI Wringinanom Gresik mengundang reaksi sejumlah pihak. Salah satunya dari Politikus Partai Gerindra Nizar Zahro.

Siswa SMP yang ditegur karena merokok oleh gurunya dan malah menantang dengan memegang kerah baju dan leher sang guru, menurutnya sangatlah tidak patut. Itu menunjukkan sikap yang tidak terpuji dan tidak mencerminkan budaya Indonesia yang sopan santun terhadap orang lebih tua, termasuk guru.

Karenanya ia meminta siswa tersebut harus ditindak tegas dan diberikan sanksi sehingga tidak mengulangi perbuatannya lagi. “Selain itu juga sebagai warning kepada murid yang lain agar juga tidak melakukan tindakan yang sama,” kata Nizar melalui pesan singkat, Minggu (10/2).

Di sisi lain, ia meminta kepala sekolah di SMP tersebut juga dievaluasi. Menjadi pertanyaan apakah kepala sekolah itu sudah melakukan edukasi terhadap anak didiknya atau malah membiarkan.

“Dengan memberikan evaluasi terhadap kepala sekolah tentu juga sebagai pelajaran bagi kepala sekolah yang lain, agar benar-benar mendidik siswanya,” tegas Nizar.

Sebelumnya, viral sebuah video seorang siswa berani menantang dengan menunjukkan gestur seolah ingin memukul sang guru. Selain itu, si siswa juga mendorong, memegang kepala, dan terlihat mencengkeram kerah baju sang guru.

Tindakan kurang ajar siswa yang mengenakan seragam pramuka dan bertopi snap back itu terekam dalam video berdurasi 53 detik. Akun Instagram @ndorobeii dan @lambe_turah turut mengunggah video tersebut. Bahkan, Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen Pol Krishna Murti ikut me-repost video itu di akun Instagram-nya.

“Beginilah nasib guru jaman sekarang. Keras dikit dilaporin ke Polisi,” tulis Krishna. Mantan Dirreskrimum Polda Metro Jaya itu mengungkapkan bahwa video persekusi murid kepada guru itu terjadi di SMP PGRI Wringinanom, Kabupaten Gresik.

“Dikeluarkan dari sekolah adalah solusi. Biar dia cari sekolahan baru. Yang sabar ya para guru-guru. We love you. We always support you,” tulis Krishna dalam video yang diunggahnya.

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : Desyinta Nuraini