Sabar Hadapi Adi yang Ngamuk Saat Ditilang, Polri Apresiasi Bripka Oky

JawaPos.com – Mabes Polri mengapresiasi sikap Bripka Oky Ranto Hippa Wardana saat menghadapi pemuda yang mengamuk saat ditilang di Kawasan BSD, Tanggerang. Sebab, dia tetap tenang dan melanjutkan tugasnya walau pemuda itu menghancurkan motor tepat di hadapannya.

“Kalau kita lihat video itu, sangat mengapresiasi petugas di lapangan itu. Cukup sabar dan patut jadi contoh petugas lain,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di kantornya, Jumat (8/2).

Ia berharap ada pertimbangan khusus dari kepala korps lalu lintas untuk memberikan penghargaan terhadap Oky. “Nanti pasti dari korlantas akan pertimbangkan itu. Kita harapkan ada penghargaan,” harap Syahar.

Sementara untuk pemuda yang belakangan diketahui bernama Adi Saputra, tindakannya yang menghancurkan motor hingga membakar STNK sangat disayangkan pihak Kepolisian.

“Kami menyayangkan itu. Mungkin anak muda ya, terlalu beremosi,” sebut Syahar.

Seharusnya jika memang dia salah atau melanggar aturan lalu lintas, Adi mengikuti prosesnya dengan baik. Jika tidak mau ditilang, menurut Syahar harusnya Adi taat dan tertib berlalu lintas.

“Seharusnya kalau sudah ada salah, sadari kesalahan itu jangan diulangi,” imbuhnya.

Sementara, soal adanya unsur pidana bagi Adi yang membakar STNK, Syahar mengatakan akan memeriksanya terlebih dahulu. “Nanti kita cek dulu lah,” tegasnya.

Sebelumnya, pelanggar lalu lintas bernama Adi Saputra mengamuk saat ditilang Bripka Oky. Di hadapan polisi lalu lintas itu, Adi merusak motor yang ternyata milik kekasihnya sampai mempersilakan untuk dibakar.

Bahkan, selepas ditilang dia membakar sebuah STNK. Aksi-aksinya itu terekam video dan viral di media sosial.

Adapun Adi ditilang lantaran tidak mengenakan helm bersama teman wanitanya, saat mengendarai sepeda motor di Jalan Letnan Soetopo, BSD, Tanggerang.

Namun dia sempat berencana kabur dengan melawan arus karena melihat adanya petugas. Ketika ingin kabur, Bripka Oky yang saat itu sedang bertugas melihat dan menghentikannya.

Oky lalu menanyakan identitas, SIM, dan surat-surat kendaraan yang dibawa Adi. Rupanya, Adi marah sejadi-jadinya dan terjadilah perusakan tersebut.

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : Desyinta Nuraini