Propam Diminta Usut Tuntas Polemik Eks Kapolsek Pasirwangi

JawaPos.com – Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Polda Jawa Barat diminta untuk mengusut tuntas ‘nyanyian’ mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz. Kendatipun, Sulman telah menarik kembali kata-katanya.

“Terlepas dari pengakuan Kapolres itu, Propam tetap harus mendalami kasusnya untuk mendapatkan kebenaran hukum,” ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada JawaPos.com, Selasa (2/4).

Diketahui, Sulman pada akhir pekan lalu dalam konferensi persnya di kantor Lokataru merasa ganjil dengan mutasi yang diterimanya pada Kamis (28/3). Adapun dia dipindahtugaskan ke Polda Jawa Barat sebagai Kanit Seksi Pelanggaran Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas.

Sulman lantas menduga bahwa keputusan mutasi itu ada kaitannya dengan penolakan dirinya atas perintah Kapolres Garut AKBP Budi Satria soal penggalangan dukungan untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01.

Dia menyebut perintah itu secara langsung disampaikan Budi dalam forum rapat di Mapolres Garut pada Februari lalu, sebelum kegiatan deklarasi di Pasirwangi.

Namun pada Senin (1/4) kemarin, Sulman menarik perkataannya usai diperiksa Propam Polda Jabar. Dia mengaku pernyataan itu dilontarkannya atas dasar emosi karena dimutasi.

Adapun yang sebenarnya terjadi, Kapolres Garut memerintahkan untuk melakukan pemetaan dukungan dalam rangka pengamanan wilayah pada pemilihan mendatang. Kata Neta, kendati ada klarifikasi langsung, penyelidikan soal ketidaknetralan anggota tetap harus dilakukan Propam.

“Jika ada ketidakbenaran dalam kasus itu harus ditindak tegas atau pencopotan dari jabatannya. Sebab tindakan dukung mendukung capres tersebut melanggar TR Kapolri tentang netralitas Polri di Pilpres 2019,” tuturnya.

Begitu juga terhadap mantan Kapolsek Pasirwangi Sulman Aziz. “Dia yang disebut-sebut merapat ke kubu 02 setelah ada perintah Kapolresnya agar mencopotnya juga harus diperiksa karena tindakan itu terkategori tidak netral,” tegas Neta.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Desyinta Nuraini