Pengungsi Ethiopia di Indonesia Malah Jadi Agen Perdagangan Orang

JawaPos.com – Pencari suaka yang berstatus pengungsi di Indonesia terlibat sindikat perdagangan orang. Pelaku mengirim WNI untuk dipekerjakan ke Arab Saudi secara ilegal.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak mengatakan, ada dua orang pelaku yang terlibat perdagangan orang. Keduanya adalah warga negara Ethiopia kelahiran Riyadh, yakni Faisal Hussein dan Abdalla Ibrahim.

“Faisal ini pengungsi yang dulu diamankan di sini karena terlibat kasus people smuggling,” ujarnya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (9/4).

Keduanya transit di Indonesia untuk mencari suaka. Sebagaimana diketahui, otoritas Indonesia baik dari imigrasi dan Polri pada tahun lalu menangkap kapal-kapal yang membawa para pencari suaka tujuan Australia dan Selandia Baru.

“Dia masuk menjadi pengungsi yang dilindungi UNHCR. Sehingga dia bebas untuk tidak dideportasi,” sebut Herry.

Faisal sendiri katanya berstatus sebagai agen tindak pidana perdagangan orang (TPPO). “Dia juga agak sedikit berbeda, menampung korbannya di apartemen (Aston, Jakarta Selatan). Karyawannya dia rekrut beberapa orang asing,” beber Herry.

Selama menjalani operasinya, sekitar 200 orang WNI berhasil dipekerjakan secara ilegal. Dia mengirim mereka dari Jakarta ke Arab Saudi. “Korban ada yang dari NTB, ada dari Jabar (Jawa Barat),” tukas Herry.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Desyinta Nuraini