Pemimpin Teroris JAD Bandung Terdeteksi

JawaPos.com – Polisi masih menelusuri jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung pasca penangkapan WP alias Syahid. Sebab diduga masih ada 6 sampai 8 orang rekan WP yang belum tertangkap.

Namun kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, pemimpin dari jaringan tersebut sudah terdeteksi. “(Dia) masih di wilayah Jawa. Sudah terdeteksi. Inisialnya si A, A dalam kelompok ini sebagai amirnya,” kata dia di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (2/4).

Aku sendiri katanya pernah terlibat dalam serangan bom di Surabaya dan aksi terorisme yang dilakukan di Solo.

“Kan ada beberapa kejadian di Solo termasuk bom bundir (bunuh diri) di Polresta Surakarta itu. Cukup banyak kelompoknya ini,” ungkap Dedi.

Namun yang pasti, rencananya JAD Bandung akan melaksanakan amaliyah dengan sasaran utama aparat keamanan alias polisi yang dianggap mereka taghut.

“Sudah ada perintah langsung dari Syria sana untuk seluruh sel di luar negeri dipersilahkan melakukan amaliyah-amaliyah atau melakukan serangan dengan sasaran thagut,” jelas jenderal bintang satu itu.

Di kelompok JAD Bandung sendiri disinyalir ada penyandang dana untuk aksi teroris. “Ada yang mencari dana dengan cara fa’i, merampok. Setelah mendapat dana baru kembali menyusun aksi teror ini,” tutur Dedi.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Desyinta Nuraini