MK Apresiasi Dua Hakim ‘Lama’ Pilihan DPR

JawaPos.com – Mahkamah Kontitusi (MK) mengapresiasi proses seleksi hakim konstitusi. Hasilnya, Wahiduddin Adams dan Aswanto ditetapkan sebagai hakim konstitusi.

Keduanya merupakan petahana yang kembali dipilih oleh Komisi III DPR RI. Wahiduddin dan Aswanto dipandang telah berpengalaman menangani perkara di MK.

“Tentu MK menyambut gembira atas terpilihnya kembali kedua beliau (Wahidudin Adams dan Aswanto). Terlepas dari apapun pertimbangan DPR, kedua beliau terbukti sudah berpengalaman menangani perkara serta tidak diragukan penguasaan substansi, integritas, dan kenegarawanannya,” kata juru bicara MK, Fajar Laksono kepada JawaPos.com, Selasa (12/3).

Fajar menuturkan, kedua hakim MK terpilih akan melanjutkan tugasnya. Dalam waktu dekat, perkara yang besar kemungkinan muncul yakni soal perselisihan hasil pemilu (PHP).

“Beliau berdua sudah punya pengalaman. Harapannya, semua lancar,” ucap Fajar.

Fajar memastikan, MK akan menyelesaikan perkara PHP secara imparsial, independen, dan adil sesuai batas waktu yang diberikan Undang-undang. 

“Berikutnya, peningkatan kualitas putusan dan percepatan penyelesaian perkara, terutama perkara pengujian UU. Semuanya diarahkan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan public trust kepada MK,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah sepakat memilih hakim MK 2019-2024 pada Selasa (12/3). Melalui Komisi III, mereka menunjuk dua orang inkumben yaitu Wahiduddin Adams dan Aswanto.

Menurut Wakil Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan, penunjukan kedua hakim itu telah melalui mekanisme di DPR RI. Dia mengatakan, nama tersebut juga telah disetujui oleh seluruh fraksi yang ada.

“Dua-duanya inkumben dan sesuai dengan mekanisme di DPR, pertama kita ambil upaya musyawarah mufakat,” ujar Trimedya Panjaitan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/3).

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Muhammad Ridwan