Lapor ke Bareskrim, KPU Minta Penyebar Hoax Surat Suara Ditangkap

JawaPos.com – Pimpinan Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan berita bohong alias hoax. Laporan itu terkait tersebarnya informasi tujuh kontainer berisi surat suara telah dicoblos pada kolom nomor urut 01 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com, Ketua KPU Arief Budiman ditemani oleh sejumlah komisioner KPU dan anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menyambangi Bareskrim sekitar pukul 15.10 WIB.

“Hari ini kami datang bersama Bawaslu sebagai penyelanggara pemilu. Kami punya kewajiban untuk buat pemilu aman, damai, jujur, bersih, dan adil,” kata Ketua KPU Arief Budiman saat tiba di kantor Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/1).

Arief menuturkan, pihaknya mendatangi Bareskrim Polri sebagai tindak lanjut setelah mendatangi langsung Pelabuhan Tanjung Priok untuk mengecek informasi surat suara yang telah dicoblos tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, informasi tersebut hoax.

“Maka hari ini kami akan melaporkan ke Bareskrim agar ditangkap siapa yang menyebarkan,” ucap Arief.

Oleh karenanya, Arief berharap pelaku penyebar berita bohong tersebut dapat segera ditangkap oleh pihak kepolisian. “Kami berharap supaya bisa ditindak sesuai aturan berlaku,” pungkasnya.

Editor      : Estu Suryowati
Reporter : (ce1/rdw/JPC)