KPK Panggil Sekretaris NasDem Lampung Tengah dan Sejumlah Saksi Lain

JawaPos.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris DPD Partai Nasdem Lampung Tengah Paryono. Pemanggilan ini terkait kasus dugaan gratifikasi sebesar Rp 95 miliar kepada Bupati Lampung Tengah nonaktif Mustafa.

“Dipanggil sebagai saksi untuk MUS (Mustafa),” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (12/3).

Selain itu, kata Febri penyidik KPK juga memanggil Ketua Pemuda NasDem Pringsewu Sony Adiwijaya, PNS Bina Marga Lampung Tengah A Ferizal, dan pihak swasta Darius Hartawan. Mereka turut dipanggil sebagai saksi untuk Mustafa.

Namun, Febri belum menjelaskan apa kaitan para saksi hingga dipanggil sebagai saksi dalam kasus yang menjerat Mustafa. “Hal ini diharapkan bisa dipahami oleh para saksi atau tersangka yang dipanggil secara resmi oleh KPK atau penegak hukum untuk dapat hadir,” tukasnya.

Dalam kasus ini, Mustafa ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima fee dari ijon proyek di Dinas Bina Marga Lampung Tengah. Fee tersebut diduga senilai 10-20 persen dari total nilai proyek.

KPK menyebut gratifikasi yang diduga diterima Mustafa sebesar Rp 95 miliar. Uang itu, menurut KPK, diterima dalam kurun Mei 2017.

Mustafa sebelumnya telah berurusan dengan KPK. Dia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap sejumlah anggota DPRD Lampung Tengah.

Eks Ketua NasDem Lampung Tengah ini pun sudah divonis bersalah karena dinilai terbukti memberi suap kepada sejumlah anggota DPRD Lampung Tengah untuk menyetujui pinjaman daerah ke PT SMI. Dia dijatuhi hukuman 3 tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan, dan pencabutan hak politik selama 2 tahun.

Editor           : Kuswandi
Reporter      : Intan Piliang