KPK Dipukuli, Polisi Jamin Tak Akan Ganggu Penyidikan Korupsi

JawaPos.com – Polisi telah menerima laporan pemukulan atas dua penyidik Komisi Pemerantas Korupsi (KPK). Kini, polisi telah memulai penyidikannya. 

Polisi telah mendapat bukti visum salah satu penyidik KPK yang menjadi korban. Polisi juga menyatakan telah mengantongi keterangan sejumlah saksi. 

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan, aksi kekerasan tersebut terjadi secara spontan. Penyebabnya, diduga karena kesalahpahaman. 

“Ada peristiwa awal dan ada kesalahpahaman. Pihak KPK (hanya)  dalam rangka menjalankan tugas. Tapi, ada beberapa dari DPRD Papua, sehingga terjadi pemukulan,” kata Iqbal di Surabaya, Rabu (6/1). 

Untuk itu, Iqbal mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu memandang kekerasan itu, berbau politik. Dirinya juga menjamin, kasus itu tidak akan mengganggu penyidikan KPK. 

“Nggak (menganggu penegakan hukum). Saya kira jangan dibawa ke situ (berbau politik).  Karena, kasus ini hanya penganiayaan biasa. Dan itu spontan terjadi,” kata Iqbal. 

Sebelumnya dilaporkan, peristiwa ini bermula saat dua petugas KPK mengambil foto ketika rapat berlangsung. Sebagian peserta rapat merasa terganggu dengan aksi kedua petugas itu. 

Kemudian terjadilah cekcok berujung penganiayaan. Peserta rapat juga sempat mengecek identitas dua pegawai KPK hingga memeriksa hasil fotonya. Namun meski telah menunjukan identitas, keduanya mendapatkan penganiayaan.

Editor           : Yusuf Asyari
Reporter      : Aryo Mahendro