Kasus Suap Taufik Kurniawan, KPK Kembali Panggil Dua Anggota DPR

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap dua anggota DPR RI. Pemanggilan ini terkait kasus dugaan suap yang diterima oleh Wakil Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan.

“Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka TK (Taufik Kurniawan),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah pada awak media, Rabu (13/2).

Mantan aktivis ICW ini menuturkan, kedua anggota DPR RI itu adalah anggota dari Fraksi PKB, Jazilul Fawaid, dan dari Fraksi Demokrat, Djoko Udjianto. Selain dua saksi dari unsur DPR RI, kata Febri dipanggil juga Sekretaris Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Rukijo sebagai saksi untuk Taufik.

“Pengetahuan saksi tentang proses penganggaran menjadi salah satu poin yang kami dalami dari rangkaian pemeriksaan dalam beberapa hari ini,” terang Febri.

Sebelum hari ini, penyidik KPK juga telah memeriksa sejumlah anggota DPR, seperti Ahmad Riski Sadig, Said Abdullah, dan Ketua Komisi III Kahar Muzakir. Mereka diperiksa terkait posisinya di Banggar.

Dalam kasus ini, Taufik ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Bupati Kebumen nonaktif Yahya Fuad. Suap yang diduga diterima Taufik berjumlah Rp 3,65 miliar.

KPK menyebut suap itu diduga terkait DAK Kebumen pada APBN-P 2016. Taufik sendiri berasal dari Dapil di Jawa Tengah.
Tak hanya Taufik, KPK juga menetapkan Ketua DPRD Kebumen Cipto Waluyo sebagai tersangka dugaan suap dari Yahya Fuad. Dia diduga menerima Rp 50 juta terkait pengesahan APBD 2015-2016.

Yahya Fuad yang merupakan mantan Bupati Kebumen telah divonis bersalah di pengadilan. Dia dihukum 4 tahun penjara, denda Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan, dan pencabutan hak politik selama 3 tahun.

Editor           : Kuswandi
Reporter      : Intan Piliang