Jejak Politik Rommy, Stafsus Menteri hingga Gantikan Suryadharma Ali

JawaPos.com – Publik dikejutkan dengan penangkapan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/3). Rommy-sapaannya- diciduk dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Boleh dikata, OTT terhadap Rommy bak petir di siang bolong. Pasalnya, pria yang sempat digembar-gemborkan menjadi cawapres Jokowi, itu merupakan bagian penting dari Tim Kampanye Nasional (TKN) paslon nomor urut 01. Saat ini Romy adalah salah satu dewan panasihat TKN.

Bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, Rommy juga memiliki peran vital dalam ‘mengawinkan’ Jokowi dengan Ma’ruf Amin.

Ditelisik rekam jejak Rommy di kancah politik, Rommy menjabat Ketua Umum DPP PPP periode 2014-2019. Dia terpilih pada Oktober 2014 dan
menggantikan Suryadharma Ali dalam Muktamar VIII PPP tahun 2014 di Surabaya. Suryadharma Ali sendiri sebelumnya juga berurusan dengan
KPK.

Sebelum menempati pucuk Partai Berlambang Kakbah tersebut, Rommy pernah menjabat Sekjen DPP PPP periode 2011-2015 yang terpilih dalam Muktamar VII PPP tahun 2011. Rommy juga tercatat pernah menjadi Sekretaris F-PPP DPR RI tahun 2009-2014. Pada 2007-2014, Rommy sempat menjabat Wakil Sekjen DPP PPP.

Pada 30 Mei 2011, duduk sebagai Ketua Komisi IV DPR mewakili Fraksi PPP yang membidangi masalah pertanian, perkebunan, kehutanan, pangan, kelautan, dan perikanan.

Adapun saat ini, Rommy duduk sebagai anggota Komisi XI DPR. Di situs DPR RI, Rommy tercatat sebagai Ketua Fraksi PPP DPR RI tahun 2018-2019.

Selain itu, sebelum menduduki jabatan tinggi di dunia politik, Rommy pernah menjabat Staf Khusus Menkop dan UKM Bidang Perencanaan Strategis tahun 2004-2009. Rommy, yang merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), pernah bekerja di sejumlah perusahaan di berbagai bidang.

Sementara, terkait latar belakang keluarga. Pria yang akrab disapa ‘Gus Rommy’ itu merupakan cucu Menteri Agama RI ketujuh, KH
Muhammad Wahib Wahab. Dia juga merupakan anak dari KH Prof Dr M Tolchah Mansoer, SH, yang merupakan pendiri Ikatan Pelajar NU (IPNU), anggota DPR-GR mewakili Partai NU DIY zaman Orde Lama dan Rais Syuriah PBNU 1984-1986.

Tak hanya itu, fakta unik lain yang terungkap dalam sebuah situs romahurmuziy.com, Rommy disebut sebagai Ketum parpol di parlemen
termuda. Rommy saat ini memasuki usia 45 tahun.

“Selain menjadi ketua umum partai termuda di parlemen, Gus Rommy memiliki beberapa bakat yang mumpuni. Di antaranya bakat bermusik
yang telah di jalaninya sejak duduk di bangku sekolah. Gus Rommy bahkan memiliki grup band yang dibentuk bersama teman-temannya sejak
SMA, yaitu Bhinneka Svara IX,” tulisan dalam situs tersebut.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Intan Piliang