Jadi Tersangka, Polda Jateng Panggil Slamet Ma’arif

JawaPos.com – Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif bakal menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka di Polda Jawa Tengah, hari ini, Senin (11/2). Sebab berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Polda dari Polres Surakarta.

“Rencana hari ini dilakukan pemeriksaan di Polda Jawa Tengah oleh tim gabungan Polresta Surakarta dengan Polda,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Senin (11/2).

Pemeriksaan itu, katanya masih meminta klarifikasi terkait kampanye di luar jadwal yang dilakukan Slamet. Dalam tahap klarifikasi ini, Polri katanya juga berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)

“Karena di situ ada Gakkumdu, ada Polri, Kejaksaan dan Bawaslu. Karena ini ada keterkaitan dengan pemilu maka yang melakukan assessment terhadap kontruksi pidana pemilu,” jelas Dedi.

Soal Slamet yang menyatakan penetapan tersangkanya itu tidak adil, kata Dedi semua sudah melalui proses hukum. Lalu menurutnya, semua pihak sama di mata hukum.

“Kami juga mengedepankan asas praduga tak bersalah. Warga negara berhak menyampaikan keberatan-keberatannya, silahkan asal tetap koridor hukum,” tegas mantan Wakapolda Kalteng itu.

Sebelumnya Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif ternyata sudah ditetapkan menjadi tersangka. Hal itu diketahui melalui surat panggilan bernomor S.Pgl/48/II/2019/Reskrim Resor Surakarta yang beredar di kalangan wartawan. 

Adapun surat tersebut dikeluarkan pada Sabtu (9/2) kemarin dan ditandatangani Kompol Fadli selaku penyidik. Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Rabu, (13/2). 

Mengenai status Slamet itu, Kapolres Surakarta Kombes Ribut Hari Wibowo membenarkannya. “Betul kami panggil sebagai tersangka,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (10/2).

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : Desyinta Nuraini