Hampir Dua Tahun Teror, Mata Novel Baswedan Masih Butuh Perawatan

JawaPos.com – Pekan depan tepatnya 11 April 2019, akan digelar rangkaian acara untuk memperingati dua tahun teror terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Peringatan ini dilakukan sebagai bentuk atas kebuntuan kasus teror itu.

Novel sendiri hampir mengalami kebutaan pasca penyiraman air keras yang menimpa kedua matanya. Demi kesembuhan sempurna, berbagai upaya kesehatan seperti operasi telah dilakukan. Lantas bagaimana kondisi kedua matanya saat ini?

“Pada dasarnya, Alhamdulillah dengan keadaan tertentu, saya bisa membaca dan melihat cukup baik,” tukas Novel Baswedan saat ditemui dikawasan Sudirman, Senin (6/4).

Namun, Novel mengakui, kedua matanya masih memerlukan perawatan agar tetap bisa memiliki performa baik. Sebab, kata dia, kerusakan akibat teror memang sedikit memiliki pengaruh terhadap fungsi mata tugas seperti membaca.

“Perawatan ini perlu agar jaringan yang tak tumbuh sesuai dengan tempatnya perlu dipotong dan diperbaiki,” imbuhnya.

Dia pun menegaskan, meski masih membutuhkan perawatan maksimal tapi performanya dalam menangani perkara korupsi di KPK tak pernah padam.

“Saya punya tim untuk bekerja sama. Saya ambil peran untuk analisis. Hal itu sifatnya bisa saya lakukan dengan kendala yang ada,” tuturnya.

Untuk diketahui, Novel yang merupakan penyidik KPK disiram air keras pada subuh 11 April 2017. Akibat peristiwa itu, Novel harus menjalani serangkaian operasi di bagian matanya.

Hingga kini, pelaku dan motif penyiraman air keras terhadap Novel itu belum juga terungkap meski Kepolisian telah membentuk tim gabungan yang berisi pakar dan unsur lainnya untuk mempercepat pengusutan kasus ini.