Ditahan KPK, Rommy: Saya Dijebak!

JawaPos.com – Usai rampung menjalani pemeriksaan intensif, Ketua Umum PPP Romahurmuziy resmi ditahan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Sabtu (16/3). Rommy-sapaan akrabnya- ditahan untuk 20 hari ke depan setelah kasusnya dinaikkan ke tingkat penyidikan.

Pantauan JawaPos.com di gedung KPK, Romy keluar dengan mengenakan rompi tahanan oranye, sekitar pukul 11.45 WIB. Tak hanya itu, untuk menyamarkan wajahnya, Rommy mengenakan kacamata hitam seperti saat pertama kali tiba di gedung lembaga antirasuah Jumat (15/3) malam.

Saat hendak masuk ke mobil tahanan, Rommy yang ditahan sebelum KPK mengumumkan status hukumnya sempat berkomentar terkait hal yang menimpanya. Dia merasa hal yang dialaminya adalah sebuah rekayasa yang dilakukan secara sengaja.

Gedung KPKIlustrasi: Gedung KPK (dery/ JawaPos.com)

“Saya di jebak,” ucapnya singkat sambil berlalu masuk mobil tahanan. Selebihnya, dia enggan berbicara lagi kendati dicecar bertubi-tubi dengan beragam pertanyaan oleh awak media.

Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan di wilayah Jawa Timur. Dalam operasi kedap ini, tim lembaga antirasuah menciduk Ketua Umum PPP Romahurmuziy dan pihak lain.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penangkapan terhadap Rommy dilakukan karena yang bersangkutan diduga menerima ‘upeti’ terkait pengisian jabatan.

“Transaksi ini dari identifikasi yang sudah kami lakukan, diduga terkait dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama, baik di pusat ataupun di daerah,” kata Febri, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/3).

Editor           : Kuswandi
Reporter      : Intan Piliang