Densus 88 Amankan Teroris di Kalimantan Barat, Ini Rencana Aksinya

JawaPos.com – Datasemen Khusus 88 Mabes Polri kembali menangkap salah satu terduga teroris, Minggu (10/3) kemarin. Tepatnya di Jalan Arteri Supadi, Parit Sembin 2, Kelurahan Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Adalah Panji Kumbara alias Salim Salyo, warga asal Semarang, Jawa Tengah. Dia sejatinya sudah masuk radar Satgas Anti Radikalisme dan Terorisme Polda Kalimantan Barat.

“Tersangka P (Panji) berhasil diamankan di Kalimantan Barat,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Senin (11/3).

Panji kata Dedi, berencana melakukan amaliah salah satunya dengan menyerang aparat keamanan atau polisi. Dari informasi yang didapat JawaPos.com, dia merencanakan perampokan di Surabaya untuk modal utama melakukan jihad kepada para polisi yang disebut mereka thogut.

Dari uang hasil rampok itu, Panji mengaku akan membeli senjata yang akan disalurkan ke Poso dan memberi modal kepada mereka yang ingin hijrah ke Siria.

Dedi mengatakan, saat diamankan, tim densus menemukan berbagai barang bukti berupa bom rakitan yang biasa dipakai kelompok JAD.

“Ada potongan paku, baut, potasium dan kaleng-kaleng disiapkan. Ini untuk amaliah atau serangan ke polisi,” ujar Dedi.

Sebelumnya Datasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri juga menangkap terduga teroris di Kelurahan Panengahan, Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (9/3) lalu. Adapun dia adalah Rinto alias Putra Suhada, 23, yang diduga terpapar paham radikal dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Saudara R ini memang sudah diawasi karena yang bersangkutan terindikasi, terpapar oleh jaringan JAD,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Senin (11/3).

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : Desyinta Nuraini