Bupati Malang Nonaktif Segera Disidang, KPK Sudah Periksa 56 Saksi

JawaPos.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melimpahkan berkas kasus dan barang bukti Bupati Malang nonaktif Rendra Kresna ke penuntutan umum. Pelimpahan ini terkait kasus penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemkab Malang TA 2011.

“Sore ini (8/2) dilakukan pelimpahan barang bukti dan tersangka RK (Bupati Malang) atau tahap dua,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (8/2).

Mantan aktivis ICW ini mengungkapkan, rencananya persidangan akan dilakukan di PN Tipikor Jakarta. Selain itu, kata Febri, sejak ditetapkan sebagai tersangka hingga hari ini, sekurangnya 56 orang saksi telah diperiksa untuk tersangka RK.

“Unsur saksi dari beberapa pegawai dan mantan pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Pemkab Malang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang tahun 2013, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang tahun 2007-2012, Asisten pribadi Bupati
dan pihak Swasta,” jelasnya.

Dalam kasus ini, Rendra diumumkan KPK sebagai tersangka pada 11 Oktober 2018. KPK menduga Rendra menerima suap berkaitan dengan penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

Suap itu diduga diterima dari pihak swasta bernama Ali Murtopo. Total suap diduga berjumlah Rp 3,45 miliar.

Selain kasus dugaan suap, Rendra juga dijerat sebagai tersangka gratifikasi bersama pihak swasta bernama Eryk Armando Talla. KPK menduga gratifikasi yang diterima berjumlah Rp 3,55 miliar.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Intan Piliang