Berkas Dilimpahkan, Bupati Nonaktif Bekasi Neneng Segera Hadapi Sidang

JawaPos.com –  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi melimpahkan berkas perkara Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin ke penuntutan umum. Pelimpahan ini berkaitan dengan kasus dugaan suap perizinan proyek pembangunan Meikarta.

“Hari ini (8/2) dilakukan pelimpahan barang bukti dan tersangka ke penuntutan atau tahap dua,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (8/2).

Selain Neneng kata mantan aktivis ICW ini, ada empat tersangka lagi yang juga dilimpahkan berkasnya ke penuntut umum. Mereka antara lain, Jamaludin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Sahat MBJ Nahor, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi, Dewi Tisnawati Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi dan Neneng Rahmi, serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi.

“Persidangan rencananya akan dilakukan di PN Tipikor Bandung,” tukasnya.

Febri menjelaskan, sejak penangkapan pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 14 Oktober 2018, penyidik KPK telah memeriksa 22 saksi untuk melengkapai berkas acara pemeriksaan tersangka. Mereka antara lain, mantan Gubernur Jawa Barat, Anggota DPRD Bekasi, Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Bekasi, Pegawai Negeri Sipil di Pemerintahan Kabupaten Bekasi dan Swasta.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tersangka pemberi suap Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro dan dua orang Konsultan Lippo Grup Taryudi dan Fitra Djaya Purnama serta satu orang pegawai Lippo Group Henry Jasmen.

Sedangkan, sebagai penerima fee sebesar Rp 7 milliar adalah Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin bersama Kepala Dinas PUPR Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi Sahat MJB Nahar, Kepala Dinas DPMPTSP Kab Bekasi Dewi Tisnawati, dan Kepala Bidang Tata Ruang PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi.

Neneng dan anak buahnya diduga menerima hadiah atau janji oleh para petinggi Lippo Group, terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta pada lahan seluas 774 hektare.

Editor           : Kuswandi
Reporter      : Intan Piliang