Agus: Polri akan Kirimkan 167 Orang, Nggak Tahu Berapa yang Lulus

JawaPos.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan saat ini penyidik KPK hanya berjumlah 80 orang. Rencananya, jumlah tersebut akan bertambah lagi dengan masuknya penyidik yang berasal dari Polri ditambah 22 penyelidik KPK yang dilatih menjadi penyidik.

Penambahan penyidik dilakukan guna mencapai target penanganan kasus korupsi sebanyak 200 kasus pada 2019. “Kami merekrut juga teman-teman dari Polri. Dalam waktu dekat kami juga akan lakukan tes. Polri akan kirimkan 167, enggak tahu yang lulus berapa,” ucapnya pada awak media, Senin (11/3).

Agus mengatakan, jumlah pegawai di bidang penindakan lembaga antirasuah di negara lain mencapai 70 persen dari total pegawai lembaga itu. Agus menuturkan, akan membawa KPK mencapai angka tersebut.

“Kalau mengacu pengalaman di luar, apakah itu ICAC Hong Kong atau CPIP Singapura atau tempat lain-lain, penindakan itu besar. Kalau kita lihat ICAC Hong Kong malah 70 persen itu di penindakan. Mungkin desain awalnya yang kita agak keliru ya. Karena supporting system-nya yang lebih banyak dibanding penindakan. Pelan-pelan kita geser,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, KPK juga tengah menunggu tambahan jaksa. Dia menyatakan kasus-kasus di KPK tersendat penanganannya karena kekurangan jaksa.

“Kami sih berharap sebanyak-banyaknya yang terkirim karena belum tentu juga lolos. Tapi kami berharap sebanyak-banyaknya. Karena sekarang terus terang banyak kasus agak tersendat itu karena jaksanya kebanyakan kasus,” pungkas Syarif.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Intan Piliang