7 Orang Ditangkap Terlibat Jaringan Teroris Abu Hamzah

JawaPos.com – Densus 88 menangkap sedikitnya 7 orang tersangka atas kasus tindak terorisme pascapenangkapan teroris Husain alias Abu Hamzah di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3) lalu. Dua di antaranya merupakan pelaku teror perempuan.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, setelah menangkap Abu Hamzah, polisi menangkap dua orang berinisial AK dan ZP atau Ogel. Setelah itu, polisi pun menangkap kembali dua orang dengan inisial A dan R.

R ini merupakan terduga teroris perempuan. Saat didalami, R direkrut oleh teroris jaringan Sibolga untuk dijadikan istri kedua dari Abu Hamzah. Hal itu menandakan pola rekrutmen jaringan terorisme sudah mulai menyasar ke perempuan.

“R ini adalah mantan istri terduga teroris atas nama A, yang merupakan kelompok Tanjung Balai. Saat menjalankan aksinya, kami tangkap. Pelaku sempat melawan sehingga diambil tindakan tegas, hingga A meninggal dunia,” ujar Dedi di Mabes Polri, Jumat (15/3).

Atas dasar itu, mantan istri dari teroris A ini direkrut oleh jaringan Sibolga dan akan dinikahi oleh Abu Hamzah. Dedi menjelaskan, selanjutnya penangkapan teroris berinisial Y alias Khodijah dilakukan di Klaten, kemarin sore Kamis (14/3).

Peran Y sudah merencanakan juga bersama Abu Hamzah untuk melakukan Amaliyah bersama. Dari situ polisi menyimpulkan bahwa penangkapan di Klaten, terhubung dengan di Sibolga. Rencananya Y akan melakukan amaliyah bersama AH dan P. Akan tetapi, P sudah lebih ditangkap di Lampung dengan SH.

“SH pun diperintahkan saudari Y alias Khodijah untuk mengunggah video yang berisi konten ancaman kepada anggota polri yang sedang bertugas. Mereka ini satu jaringan, dari Lampung, Sibolga, dan Klaten,” pungkas Dedi.

Ihwal keterlibatan perempuan dalam jaringan teror yang dipimpinnya Abu Hamzah ini sudah ada tiga wanita. Pertama, istrinya sendiri yang meledakkan diri. Kedua yaitu R yang direkrut sebagai istri keduanya. Terakhir, terduga teroris berinisial Y yang sudah ditangkap di Klaten.

Kemudian, penangkapan terduga teroris lainnya adalah pria berinisial R atau Abu Ricky. Dia ditangkap di Riau, Kabupaten Rokan Hilir. Dedi mengatakan, Abu Ricky punya peran menggugah beberapa video, foto, yang isinya propaganda untuk menebarkan ketakutan.

“Sebagai contoh dia mengupload kembali video ledakan pada saat debat capres kedua. Kemudian dia mengambil video kegiatan ISIS yang ada di Filipina dan kegiatan ISIS yang ada di beberapa wilayah di dunia,” ungkapnya

Wildan Ibnu Walid

Editor           : Bintang Pradewo
Reporter      : Wildan Ibnu Walid