Ratusan Mobil Geely Masih Nongkrong di ‘Pabrik Esemka’

Jakarta – PT. Adiperkasa Citra Esemka Hero (ACEH) diketahui sedang mempersiapkan dua pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah dan Cileungsi, Jawa Barat.

Detikoto menyambangi salah satu pabrik yang berada di wilayah Cileungsi, Jawa Barat. Dalam pantauan kali ini, kembali detikOto tidak dapati adanya aktivitas produksi di pabrik atau perakitan di pabrik Esemka ini.

Pabrik perakitan EsemkaPabrik perakitan Esemka Foto: Ridwan Arifin/detikOto

Namun pada bagian gerbang depan kini sedang dalam tahap perbaikan. Tidak ada pihak manajemen PT ACEH untuk dimintai keterangan, hanya ada pihak keamanan dan beberapa pekerja bangunan yang berlalu lalang di pabrik tersebut.

Salah satu pekerja bangunan yang beristirahat di mushola sekitaran pabrik mengungkapkan belum ada aktivitas pembuatan mobil di dalam sana. “Saya baru 6 hari bekerja di sini mas masang panel untuk pagar di belakang kan masih banyak kebun, jadi kurang tahu persisnya, tapi belum kelihatan produksi mobil,” ungkapnya saat berbincang dengan DetikOto.

Petugas keamanan pun demikian, “Di sini belum ada produksi mobil baru, tugas saya hanya berjaga, kalau informasi yang lain saya nggak tahu,” singkatnya.

Kabar terakhir yang mengatakan kalau Esemka akan diproduksi pada Oktober 2018. Tetapi dalam amatan di dalam pabrik masih berjejer mobil besutan Geely dari berbagai tipe mulai dari sedan hingga hatchback. Mobil tersebut dibiarkan berdebu, kehujanan hingga terkena panasnya matahari.

Salah seorang warga asli yang sudah lama menetap di sekitaran pabrik mengungkapkan hingga saat ini belum kelihatan gerak-gerik produksi mobil Esemka. Memang dalam penglihatan dari jauh ada nampak pickup besutan Esemka model Bima.

Situasi pabrik EsemkaSituasi pabrik Esemka Foto: Ridwan Arifin/detikOto

“Setau saya di situ cuma gudang mobil china, Geely ya namanya, warga sini paling beberapa saja kerja di sana, bagian bersih-bersih, jadi satpam, supir,” ungkap Nashim.

“Jadi kalau rumputnya sudah pada panjang, mobilnya digeserin dulu, buat dipotong, baru dipindahin lagi, paling itu aja yang saya tahu, mungkin mobilnya nggak laku ya, beda waktu Minerva pakai itu pabrik, ramai keluar masuk truk,” tambah Nashim. (lth/lth)